Rabu, 05 Desember 2012

SUPER OXIDANT SIRUP

SUPER OXIDANT



CEGAH DINI KANKER, TUMOR, KANKER PAYUDARA ANDA! PENGHANCUR KANKER. "SUPER OXIDANT SIRUP COMB KIRIM KE SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI" SILAKAN LANGSUNG HUBUNGI DESSY HERBAL PHONE : ( 08988059632 ) http /www.rsmjakarta.blogspot.com 1 PAKET RP. 1.600.000 KEMASAN SIRUP SUPER OXIDANT 250 ML & SOD KAPSUL ISI 50 CAPSUL UNTUK PEMAKAIAN 1 BULAN. BELUM TERMASUK BIAYA KIRIM. PAKET SUDAH BERISI TATA CARA MINUM DAN PANTANGAN MAKANAN. UNTUK PEMESANAN BISA LANGSUNG DI 08988059632

Selasa, 17 April 2012

KAPSUL BETAKAROTEN (Si ORANYE yang kaya manfaat)

KAPSUL BETAKAROTEN (Si ORANYE yang kaya manfaat)

Betakaroten adalah salah satu dari sekitar enam ratus senyawa tanaman dalam famili carotene, juga dikenal sebagai pro vitamin A. Betakaroten diperkirakan memiliki banyak fungsi yang tidak dimiliki senyawa lain. Jumlah yang dibutuhkan tubuh memang hanya ukuran milligram perhari. Tapi kalau tidak terpenuhi dapat menimbulkan gangguan fungsi. Betakaroten yang kita makan, sebagian darinya, akan diubah menjadi vitamin yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Betakaroten memiliki beberapa manfaat. Fungsi yang pertama adalah sebagai prekursor vitamin A. Sedangkan vitamin A memiliki peran dalam proses pertumbuhan, reproduksi, penglihatan, serta pemeliharaan sel-sel epitel pada mata. Di dalam mata, retinol (bentuk vitamin A yang terdapat di dalam darah) dioksidasi menjadi retinal. Retinal kemudian mengikat protein opsin dan membentuk rodopsin (suatu pigmen penglihatan). Rodopsin terdapat pada sel khusus di dalam retina mata yang dinamakan rod.

Selain itu betakaroten juga sangat bermanfaat untuk melawan kanker. Mekanisme yang ditempuh betakaroten adalah dengan mendepresi gen yang menjadi ‘ tumor maker’ kekuatan proteksi  betakaroten terhadap ancaman kanker, masih terus diteliti lebih lanjut. Betakaroten memiliki unsure penting penangkal radikal bebas yang merusak jaringan tubuh. Dengan demikian, kalau konsumsi betakaroten itu cukup maka resiko terkena serangan jantung dan penyakit system kardiovaskuler lainnya dapat diminimalkan [1]

Diyakini bahwa oksidasi LDL-kolesterol akan menyebabkan atherosclerosis. Studi populasi menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi betakaroten, sebuah antioksidan, dalam jumlah besar memiliki angka lebih rendah untuk terkena penyakit jantung daripada orang yang tidak. Studi Kesehatan Perawat menunjukkan bahwa dengan memakan satu sajian buah dan sayuran setiap hari, Anda dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan stroke. Perempuan yang terlibat dalam studi ini mengkonfirmasi 15 dan 25 mg (25.000 sampai 33.000 Unit Internasional atau IU) betakarotene setiap hari dan memiliki 22 persen pengurangan resiko terkena serangan jantung dan 40 persen pengurangan untuk resiko terkena stroke. [2]

Jumlah yang direkomendasikan satu harinya untuk vitamin A adalah 5000IU atau 3mg. Kita butuh setidaknya 6 mg, namun beberapa ahli merekomendasikan sampai 14 mg. Sedangkan kita kebanyakan mengkonsumsi hanya 2 mg

β-Karoten memberikan warna oranye pada berbagai buah-buahan dan sayuran. Minyak kelapa sawit merupakan sumber beta karoten yang kaya. Sumber lainnya adalah buah-buahan kuning dan oranye, seperti mangga dan pepaya , jeruk akar, dan sayuran seperti wortel dan ubi dan sayuran yang berwarna hijau seperti bayam , kangkung , manis kentang daun, dan daun labu manis[3]

Departemen Pertanian AS pada 10 daftar makanan berikut memiliki kandungan β-karoten tertinggi per porsi. [4]

Item
Gram per porsi
Melayani ukuran
Β-karoten miligram per porsi
Β-karoten miligram per 100 g
Wortel jus, kaleng
236
1 cangkir
22.0
9.3
Labu, kaleng, tanpa garam
245
1 cangkir
17.0
6.9
Sweet kentang, dimasak, dipanggang di kulit, tanpa garam
146
1 kentang
16.8
11.5
Ubi jalar, dimasak, direbus, tanpa kulit
156
1 kentang
14.7
9.4
Bayam, beku, cincang atau daun, dimasak, rebus, tiriskan, tanpa garam
190
1 cangkir
13.8
7.2
Wortel, dimasak, rebus, tiriskan, tanpa garam
156
1 cangkir
13.0
8.3
Bayam, kaleng, tiriskan padatan
214
1 cangkir
12.6
5.9
Sweet kentang, kaleng, pak vakum
255
1 cangkir
12.2
4.8
Wortel, beku, dimasak, rebus, tiriskan, tanpa garam
146
1 cangkir
12.0
8.2
Sawi, beku, dicincang, dimasak, rebus, tiriskan, tanpa garam
170
1 cangkir
11.6
6.8

Penting Untuk Anda Baca http://www.sehatcommunity.com/2011/06/betakaroten-si-oranye-kaya-manfaat.html#ixzz2EBIGPfXg

Sabtu, 31 Maret 2012

Ascariasis

Deskripsi

Ascariasis adalah jenis infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang. Cacing gelang adalah parasit yang menggunakan tubuh sebagai tuan rumah untuk hidup dan bereproduksi. Jika cacing ini telah dewasa panjangnya sampai satu kaki (30 cm). Ascariasis sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini paling banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, terutama di daerah yang memiliki sanitasi yang buruk.


Penyebab

Ascariasis tidak menyebar langsung dari orang ke orang. Orang akan terjangkit penyakit ini jika bersentuhan dengan tanah yang telah tercampur dengan kotoran manusia yang mengandung telur cacing gelang penyebab ascariasis. Karena anak-anak sering bermain di tanah, infeksi dapat terjadi jika jari-jari kotor bersinggungan dengan mulut. Buah-buahan atau sayuran yang tumbuh di tanah tercemar juga dapat menularkan telur mikroskopis jika dikonsumsi tanpa dicuci terlebih dahulu.

Gejala

Penyakit ini tidak menunjukkan gejala ketika cacing gelang telah masuk dalam tubuh . Tapi ketika cacing-cacing ini telah berkembang biak hingga berjumlah ratusan, gejala serius akan timbul dan dapat megakibatkan komplikasi.

Pengobatan

Ascariasis ringan mungkin belum memerlukan pengobatan. Dalam beberapa kasus, ascariasis akan sembuh dengan sendirinya karena cacing betina akan mati jika tidak ada cacing jantan yang mengawini. Pengobatan terhadap ascariasis dengan memberikan anti-parasit seperti: 1. Albendazole (Albenza) 2. Ivermectin (Stromectol) 3. Mebendazole Obat-obat ini bekerja dengan membunuh cacing dewasa. Semua obat dapat diambil sebagai dosis tunggal. Pada ascariasis berat diperlukan operasi untuk memperbaiki kerusakan yang telah disebabkan oleh cacing dan untuk menghilangkan cacing. Obstruksi usus, obstruksi saluran empedu dan usus buntu adalah komplikasi yang mungkin memerlukan operasi. Sumber: MayoClinic

Sumber : http://health.detik.com/readpenyakit/925/ascariasis?mode_op=pengobatan

Jumat, 16 Maret 2012

Awas, bahaya kanker kulit mengintai anda. Ketahuilah ciri-cirinya!


Kanker kulit. Siapa yang tak takut dengan penyakit ini? Setiap orang sangat beresiko untuk terjangkit penyakit ini, terlebih lagi dengan kondisi cuaca seperti sekarang yang begitu terik di siang hari. Hal ini sangat erat kaitannya dengan makin berkurangnya lapisan atmosfir yang "membentengi" sinar UV yang dihasilkan oleh matahari ke bumi.

Bayangkan saja, setiap tahunnya di Amerika ada lebih dari satu juta orang terkena kanker kulit akibat paparan sinar UV. Penyakit ini memang lebih sering menyerang ras kulit putih, tapi bukan berarti kita aman. Terlebih lagi Indonesia beriklim tropis, jadi besar kemungkinannya untuk dapat terjangkit penyakit yang mematikan ini. Jadi baiknya anda bisa mengenali ciri-ciri dan penyebabnya, sehingga anda dapat melakukan tindakan pencegahan. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati?☺

Di Amerika, sebagian besar kasus kanker kulit disebabkan oleh sinar UV, baik langsung dari matahari, maupun dari tanning bed yang sering digunakan orang-orang kulit putih untuk membuat kulit jadi berwarna kecoklatan. Namun sinar UV bukan satu-satunya penyebab kanker kulit, dan kita yang berkulit gelap dan sawo matang pun tetap harus waspada bahaya ini.

Terdapat tiga jenis kanker kulit yang paling umum:
1. Basal Cell Carcinoma (BCC)
BCC adalah jenis kanker kulit yang paling sering terjadi, sel basal di bawah lapisan kulit terluar.

2. Squamous Cell Carcinoma (SCC)
Kanker kulit yang juga paling umum terjadi adalah SCC, yang biasa ditemukan di sel squamus. SCC mirip dengan BCC karena seringkali muncul di area yang terpapar langsung pada sinar UV seperti kulit wajah, kulit kepala, leher, tangan, lengan, dan kaki.

3. Melanoma
Melanoma termasuk jenis kanker kulit yang agak jarang, namun ini adalah yang paling berbahaya. Melanoma muncul di bagian bawah epidermis.

Semua orang tanpa terkecuali harus waspada terhadap bahaya kanker kulit. Tiga tipe kanker kulit di atas memang biasanya menjangkiti ras Kaukasia alias kulit putih, namun penyakit ini juga bisa menghampiri kita yang memiliki kulit lebih gelap. Kanker kulit umumnya disebabkan mutasi akibat paparan sinar UV, namun bisa juga dipengaruhi oleh faktor genetis maupun faktor lingkungan.

Beberapa faktor lain yang berisiko tinggi terkena kanker kulit adalah penyakit kulit seperti lupus dan lepra, luka bakar, bisul yang tak kunjung sembuh, terapi radiasi, trauma panas, ekspos terhadap arsenik, transplantasi organ, dan kondisi kulit genetis seperti albino.

Ciri-ciri dari penyakit ini:

Selalu perhatikan kulit dan jalankan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi melanoma. Jika Anda menemukan tompel pada permukaan kulit, waspadai 5 hal berikut ini:

A: Asimetris -> bentuk tompel tak simetris, bagian kiri dan kanan berbeda.
B: Border -> batas pinggiran tompel tak rata dan bertekstur kasar
C: Color -> tompel memiliki warna yang bergradasi dan tak rata
D: Diameter -> besar tompel lebih besar dari diameter sebuah pensil
E: Evolusi -> tompel berubah-ubah dari segi ukuran, bentuk, atau warna

Nah, jika anda menemukan tanda-tanda di atas, segeralah hubungi dokter kulit. Yang juga harus diwaspadai adalah tompel yang terasa gatal, luka kecil yang terus menerus mengeluarkan darah dan tak kunjung sembuh, atau titik kecoklatan di tangan, kaki, atau di bawah kuku.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat!

Senin, 30 Mei 2011

Daftar Akademi Kebidanan Se-JAKARTA

AKBID MITRA PERSAHABATAN

Jl. Persahabatan Raya No.16 Jakarta 13240.
Telp. 021-4722757 Fax. 021-4702282
E-mail: Akbid_Mitrapersahabatan@yahoo.com

AKBID AL-FATHONAH
Jl.Cipinang Timur Raya No.58 RT.008/03 Cipinang Pulo Gadung Jakarta 13240
Telp. 021-4706721/470720 Fax.021-4753706
Jl.Perikani I 7-A Cipinang Pulo Gadung Jakarta 13240
Telp. 021-4896969

AKBID PRESTASI AGUNG
Jl. Sunan Giri No.5-A Jakarta 13220
Telp. 021-4717269 Fax. 021-4717269

AKBID KERIS HUSADA
Jl. Yos Sudarso Komp.Marinir Cilandak Jakarta 12560
Telp. 021-78845502 Fax.021-78845502

AKBID SISMADI
Jl. Cumi 37 Tanjung Priok Jakarta 14310
Telp.021-4303927 , 021-4304073

AKBID CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA
Alamat : Jl. Pulo Mas Barat VI Jakarta Timur 13210
Telp. 021-48939554

AKBID HARAPAN KITA JAKARTA
Alamat : Jl. Letjen S. Parman Kav 87 Slipi Jakarta 11420
Telp. 021-593767

AKBID FATMAWATI JAKARTA
Alamat : Jl. RS Fatmawati Cilandak Jakarta 12530
Telp. 021-7656536

AKBID BUDI KEMULIAAN JAKARTA
Alamat : Jl. Budi Kemuliaan No. 25 Jakarta Pusat

AKBID MUHAMMADIYAH JAKARTA
Alamat : Jl. Delima II/IV Perumnas Klender (IKIP) Jaktim

AKADEMI KEBIDANAN MUHAMMADIYAH RSIJ – FKK UMJ
Jl. Cempaka Putih Tengah I Jakarta Pusat, DKI Jakarta
Telp (021) 4216417 – Fax (021) 4216417 Jakarta 10510
Contact : Taufiqurrochman (021) 32316340, 96610005

AKBID RS GATOT SUBROTO JAKARTA
Alamat : JL. Abdul Rachman Saleh No. 24 Jakarta Pusat
Telp.021-3454373

AKBID YPDR
Jl. Haji Ipin No.57 Pondok Labu Cilandak Jakarta Selatan 12450
Telp. 021-75903085

AKBID MH.Thamrin
Jl. Raya Pondok Gede No.23-25 Kramat Jati Jakarta 13540
Telp. 021-8096411

AKBID BHAKTI PERTIWI
Jl Jeruk Raya 15 JAKARTA
Telp.021-78884853

AKBID KARTIKA MITRA HUSADA
Jl Cempaka Putih Raya 1 RT 001/06 JAKARTA
Telp. (021)4207723

AKBID KARYA HUSADA JAKARTA
Jl RC Veteran 8-G JAKARTA
Telp.021-7342953

AKBID PARAMA MULYA
Jl Pahlawan Revolusi II-B RT 008/09 JAKARTA
Telp.021-8629136

AKBID PELITA PERSADA
Jl Permata 11 RT 004/06 JAKARTA
Telp.021-5647859

AKBID WIDYAKARSA
RS.Kanker Darmais Jl. Letjend S.Parman, Slipi Jakarta 11420
Telepon: 021-56967021 Fax: 021-56967021

AKBID ISTARA NUSANTARA
Jl. Inspeksi Saluran Blok IV C Kalimalang Jakarta.
Telepon: 021-8506158

AKBID ABDI NUSANTARA
Jl Raya Kalimalang No 12 A-C Pondok Kelapa Jakarta Timur
Telp.021 -8644278

AKBID PAMENTAS
Jalan Pertanian Raya No 1 Lebak Bulus Jakarta Selatan
Telp.021-75816620

AKBID SWAKARSA JAKARTA
Jalan Saabah Raya Tr-07/03Jakarta Barat 11520
Telp. 021-585-6955

AKBID SULUH BANGSA
Jl. Otista Raya No.113 Jakarta 1330
Telp.021- 8517104

AKBID BHINNEKA JAKARTA SATU
Jalan Ketapang No 4 Kel Jati Padang Jakarta Selatan
Telp.021-780-3224

AKBID RESPATI INDONESIA
Jl Bambu Apus I No 3, Cipayung Jakarta Timur 13890
Telp.021-8454731

AKBID YASPEN TUGU IBU
Jl. Taruna Jaya No.43-A Cibubur Jakarta 13720
Telp. 021-87712858 Fax.021-87708082

AKBID UNIVERSITAS NASIONAL INDONESIA
Jl. Sawo Manila, Pejaten, Pasar Minggu Jakarta 12520
Tlp.021-78836933

AKBID/ STIKES MEDISTRA
Jl. Cut Meutia No.88A Kodya Bekasi
Telp. 021-82431374, 82431375, 82431376.

AKBID JAKARTA MITRA SEJAHTERA
Jl.Hang Lekir III No.17 Jakarta 10510
Telp. 021-7266113 Fax.021-7266007

AKBID/STIKES MITRA RIA HUSADA
Jl. Karya Bhakti No.3 Cibubur Jakarta Timur
Telp 021- 8730818 (Sekretariat)atau 021- 99351685 (Fitra)

AKBID JAYAKARTA SEHAT

Jl. RS Fatmawati No. 66 Pd Labu Jak Sel. Telp : 081311600506

AKBID KARTINI
jl. ciledug raya no. 94-96, cipulir jakarta selatan 12230
tlp./fax. (021) 72792292, 70538170

AKBID SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDONESIA MAJU Program Reguler D3 – D4 Kebidanan.

Jl Harapan, No. 50 Lenteng Agung Jakarta Selatan. Telp. 021 -78894044

Sumber : http://bidansmart.wordpress.com/2010/01/11/daftar-akademi-kebidanan-se-jakarta/

Selasa, 29 Maret 2011

Tips Agar Bisa Hamil


Beberapa pasangan mudah hamil namun bagi yang lain membutuhkan usaha lebih. Berikut ini yang anda perlu tahu dan kapan untuk mencari bantuan.
.
Pengetahuan Dasar Hamil
Setiap bulan, hormon dari kelenjar pituitary merangsang ovarium untuk melepaskan telur atau berovulasi. Hal ini sering terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus menstruasi meskipun waktu yang tepat dapat bervariasi pada wanita dari bulan ke bulan.
.
Sekali telur dilepaskan, sel telur tersebut berjalan dalam tuba falopi. Jika anda ingin hamil, sekarang saatnya. Sel telur tersebut sekitar 24 jam untuk bersatu dengan sperma. Sel-sel sperma dapat bertahan dalam saluran reproduksi selama 2-3 hari sehingga baik untuk melakukan hubungan seksual selama hari-hari berikut sampai ovulasi.
.
Jika sel telur dibuahi, sel telur berjalan sampai ke rahim 2 sampai 4 hari kemudian. Kemudian akan menempel dalam jalan rahim. Jika anda hamil, periode menstruasi anda akan berhenti saat tubuh anda mulai untuk mendukung embrio. Namun, jika telur tidak dibuahi, sel-sel telur akan hancur dan anda akan mendapatkan periode menstruasi.
.
Kapan masa subur anda?
Mempelajari mengenai ovulasi dan menentukan kapan terjadinya ovulasi adalah hal yang sangat berbeda. Bagi kebanyakan wanita, bagaikan menembak target yang bergerak.
.
Pasang mata pada kalender
Gunakan organizer anda atau kalender biasa untuk menandakan mulainya periode mestruasi anda setiap bulan. Juga tulis jumlah hari setiap periode.
.
Jika anda memiliki siklus 28 hari maka ovulasi dimulai sekitar 14 hari setelah hari periode terakhir anda di mulai.
.
Namun, jika siklus anda tidak normal, jumlah hari dalam siklus paling pendek anda dikalikan 18. Ketika periode anda selanjutnya dimulai, hitung ke depan sebanyak hari tersebut. Ini merupakan kemungkinan yang masuk akal untuk masa subur anda.
.
Keuntungan menggunakan perhitungan kalender dapat dengan mudah dilakukan di atas kertas dan cara ini gratis. Tetapi, kerugiannya banyak faktor yang dapat mempengaruhi waktu ovulasi yang tepat termasuk sakit, stres, dan olahraga. Perhitungan hari sering tidak akurat terutama bagi wanita yang memiliki siklus yang tidak normal.
.
Perhatikan perubahan pada lendir leher rahim.
Sesaat sebelum ovulasi, anda akan melihat adanya peningkatan cairan sekresi vagina yang tidak berwarna dan licin jika anda memeriksanya. Cairan sekresi ini menyerupai putih telur mentah. Setelah ovulasi, cairan akan menjadi keruh dan lengket atau menghilang seluruhnya.
.
Keuntungan cara ini adalah perubahan sekresi wanita sering merupakan tanda yang akurat akan kesuburan yang akan datang. Hanya dibutuhkan pengamatan sederhana, terutama di dalam vagina. Kerugiannya menilai tekstur atau rupa sekresi vagina dapat bersifat subjektif.
.
Amati suhu tubuh dasar (basal body temperatur) anda
Ini adalah suhu tubuh saat anda beristirahat. Ovulasi dapat menyebabkan kenaikan suhu bertahap atau bahkan lonjakan tiba-tiba, biasanya berkisar 0,5 dan 1,6 derajat Fahrenheit (tidak sampai 1 derajat celsius).
.
Anda akan sangat subur selama 2 sampai 3 hari sebelum suhu tubuh naik. Anda dapat mengasumsikan bahwa ovulasi telah terjadi ketika suhu tubuh naik sedikit yang bertahan selama 3 hari atau lebih.
.
Gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh basal anda. Ukurlah suhu tubuh anda setiap pagi sebelum beranjak dari tempat tidur. Catat suhu tubuh anda dan buatlah polanya.
.
Keuntungannya cara ini mudah karena hanya menggunakan termometerdan sering bermanfaat untuk menentukan kapan anda ovulasi dan menilainya jika waktunya konsisten dari bulan ke bulan berikutnya.
.
Cobalah strip deteksi ovulasi
Strip untuk mendeteksi ovulasi yang dijual bebas dapat digunakan untuk memeriksa urin anda akan keberadaan hormon sebelum ovulasi. Untuk hasil yang akurat ikuti petunjuk pada label.
.
Strip deteksi ovulasi dapat mendeteksi waktu ovulasi. Bahakn dapat juga menyediakan tanda sebelum ovulasi terjadi. Strip deteksi ovulasi membutuhkan ketepatan waktu dan hubungan seksual yang tepat.
.
Maksimalkan kesuburan anda
Lakukanlah tips berikut untuk memaksimalkan kesuburan anda:
  • Lakukan hubungan seksual secara rutin.
  • Lakukan hubungan seksual sekali sehari saat mendekati waktu ovulasi.
  • Pilihlah gaya hidup sehat
  • Rencanakan masa sebelum menggunakan kontrasepsi (preconception)
  • Minum vitamin.

Tapi jangan lakukan hal berikut:

  • Merokok.
  • Minum alkohol.
  • Minum obat tanpa persetujuan dokter anda.

Kapan mencari pertolongan?
Dengan melakukan hubungan seksual sering dan tanpa proteksi, sebagian besar pasangan yang sehat dapat hamil dalam 6 bulan. Sekitar 90% pasangan yang sehat dapat hamil dalam 1 tahun. Lainnya membutuhkan pertolongan medis.

Jika anda berusia awal 30 atau lebih muda dan pasangan anda dalam keadaan sehat cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda perlu berkonsultasi lebih cepat jika berusia 35 tahun atau lebih, periode anda lebih dari 35 hari atau anda atau pasangan anda diketahui atau dicurigai mengalami masalah kesuburan.

Ketidaksuburan dialami oleh pria dan wanita tapi pengobatannya tersedia. Berdasarkan masalah yang diderita, ginekolog anda, dokter keluarga anda dapat membantu. Dalam beberapa kasus, spesialis kesuburan dapat memberikan harapan terbaik. (http://www.mayoclinic.com/)

Sumber : http://forsikatelsbt.blogspot.com/2008/03/tips-agar-bisa-hamil.html

I Love u Mother

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si Ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.


OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.

1) OngKos mengandungmu selama 9bulan- GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu -GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu -GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu".Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: "Telah Dibayar" .

Mother is the best super hero in the world.

DAFTAR OBAT AMAN DAN BERBAHAYA UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI

DAFTAR OBAT AMAN DAN BERBAHAYA UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI

Disusun kembali oleh dr.Abu Hana

dari sumber URL : http://www.kellymom.com/health/meds/aap-approved-meds.html

daftar obat

Kelompok Analgetik, NSAIDS, Obat Batuk dan Pilek,

Anti Alergi dan Asma, Anestesi

Obat untuk Penghilang Rasa Sakit (Pain Killer)
Nama Obat

AAP approved?*

Kategori Risiko Kehamilan**

RisikoMenyusui**

Notes

Acetaminophen (Tylenol)

Approved

B

L1

Aspirin

Caution

C (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L3

1

Azapropazone (Rheumox)

Approved

-

L2

Butalbital (Fioricet, Fiorinal, Bancap, Two-dyne)

NR

D

L3

2

Butorphanol (Stadol)

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L3

Celecoxib (Celebrex))

NR

C

L2

Codeine (in Tylenol #3, #4)

Approved

C

L3

3

Colchicine

Approved

D

L4

Diclofenac (Cataflam, Voltaren)

NR

B

L2

Fentanyl (Sublimaze)

Approved

B

L2

Flurbiprofen (Ansaid, Froben, Ocufen)

NR

B (1st, 2nd trim.)
C (3rd trim.)

L2

Hydrocodone (Lortab, Vicodin)

NR

B

L3

4

Hydromorphone(Dilaudid)

NR

C

L3

5

Ibuprofen (Advil, Nuprin, Motrin, Pediaprofen)

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L1

Indomethacin(Indocin)

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L3

Ketorolac (Toradol, Acular)

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L2

Meperidine (Demerol)

Approved

B

L2;
L3 early postpartum

6

Methadone (Dolophine)

Approved

B

L3

7

Morphine (Duramorph, Infumorph, Epimorph, MS Contin)

Approved

B

L3

8

Nalbuphine (Nubain)

NR

B

L2

Naproxen (Anaprox, Naprosyn, Naproxen, Aleve)

Approved

B

L3;
L4 for chronic use

9

Nefopam (Acupan)

Approved

-

NR

Oxycodone (Tylox, Percodan,Oxycontin, Roxicet, Endocet, Roxiprin, Percocet)

NR

B

L3

10

Pentosan polysulfate(Elmiron)

NR

B

L2

Piroxicam (Feldene)

Approved

B

L2

Propoxyphene(Darvocet N, Propacet, Darvon)

Approved

C

L2

11

Rofecoxib (Vioxx)

Withdrawn from the market

12

Secobarbital (Seconal)

Approved

D

L3

13

Tolmetin (Tolectin)

Approved

C

L3

Tramadol HCL (Ultram, Ultracet)

NR

C

L3

14

Valdecoxib (Bextra)

Withdrawn from the market

more

* Per the AAP Policy Statement The Transfer of Drugs and Other Chemicals Into Human Milk, revised September 2001.

** Per Medications’ and Mothers’ Milk by Thomas Hale, PhD (2004 edition).

Lactation Risk Categories

Pregnancy Risk Categories

  • L1 (safest)
  • L2 (safer)
  • L3 (moderately safe)
  • L4 (possibly hazardous)
  • L5 (contraindicated)
  • A (controlled studies show no risk)
  • B (no evidence of risk in humans)
  • C (risk cannot be ruled out)
  • D (positive evidence of risk)
  • X (contraindicated in pregnancy)

NR: Not Reviewed. This drug has not yet been reviewed by Hale.

  1. Aspirin use is discouraged in children and nursing mothers due to the risk of Reye’s syndrome and internal bleeding.
  2. Fioricet (Fiorinal, Bancap, Two-dyne) contains acetaminaphen or asprin, caffeine, and butalbital. Per Hale, baby should be observed for sedation.
  3. Hale suggests weakened or premature infants be observed for sedation and apnea.
  4. Hale suggests newborns be observed for sedation, apnea, constipation.
  5. Per Hale, use of frequent, higher dose may result in infant sedation.
  6. Per Hale, Meperidine use during labor or early postpartum has been associated with sedation, poor sucking reflex, and neurobehavioral delay in infants.
  7. Per Hale, observe infant for sedation, respiratory depression, addiction, withdrawal syndrome.
  8. Per Hale, higher doses may result in infant sedation.
  9. Per Hale, should be used with caution due to its long half-life and its effect on baby’s cardiovascular system, kidneys and GI tract; short-term, infrequent or occasional use is not necessarily incompatible with breastfeeding.
  10. Roxicet, Endocet, Roxiprin, Percocet also contain acetaminophen. Per Hale, observe infant for sedation.
  11. Per Hale, observe infant for sedation.
  12. Per Hale, observe infant for GI cramping, distress, diarrhea.
  13. Per Hale, observe infant for sedation.
  14. Per Hale, observe infant for sedation.
Non-steroidal anti-inflammatory analgesics (NSAIDs) [more]

Nama Generik

Nama Dagang

AAP approved?*

Kategori Risiko Kehamilan**

RisikoMenyusui**

Azapropazone (apazone)Rheumox

Approved

-

L2

Dipyrone (banned in the US & UK)-

Approved

-

NR

Flufenamic acid-

Approved

-

NR

IbuprofenAdvil, Nuprin, Motrin, Pediaprofin

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L1

IndomethacinIndocin

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L3

KetorolacToradol, Acular

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L2

Mefenamic acidPonstan, Ponstel

Approved

-

NR

NaproxenAnaprox, Naprosyn, Naproxen, Aleve

Approved

B

L3
L4 (for chronic use)

PhenylbutazoneButazolidine

Approved

-

NR

PiroxicamFeldene

Approved

B

L2

SuprofenProfenal

Approved

-

NR

TolmetinTolectin

Approved

C

L3

Steroid

[contents]

Methylprednisolone
[ high dosage methylprednisolone]
Solu-Medrol, Depo-Medrol, Medrol

Approved

C

L2

Prednisolone-

Approved

C

L2

PrednisoneDeltasone, Meticorten, Orasone

Approved

C

L2

Obat Asma

[contents]

DyphyllineDilor, Lufyllin, Dyphylline

Approved

C

L3

TerbutalineBricanyl, Brethine

Approved

B

L2

TheophyllineAminophylline, Quibron, Theo-Dur

Approved

C

L3

Analgetik Narkotik [more]
ButorphanolStadol

Approved

B (1st, 2nd trim.)
D (3rd trim.)

L3

CodeineTylenol #3, #4

Approved

C

L3

FentanylSublimaze

Approved

B

L2

MeperidineDemerol

Approved

B

L2
L3 (if used early postpartum)

MethadoneDolophine

Approved

B

L3

MorphineMorphine

Approved

B

L3

PropoxypheneDarvocet N, Propacet, Darvon

Approved

C

L2

Obat Batuk
Nama Obat

AAP approved?*

Risiko Menyusui**

Codeine

yes

L3 (moderately safe)

Dextromethorphan

not reviewed

L1 (safest)

Guaifenesin

not reviewed

L2 (safer)

Dekongestan (Obat Pilek)
Nama Obat

AAP approved?*

Risiko Menyusui**

Phenylephrine

not reviewed

L3 (moderately safe)

Pseudoephedrine (Sudafed, Actifed)

yes

L3 (moderately safe) for acute use
L4 (possibly hazardous) for chronic use due to potential for decreasing milk supply

* Per the AAP Policy Statement The Transfer of Drugs and Other Chemicals Into Human Milk, revised September 2001.
** Per Medications’ and Mothers’ Milk by Thomas Hale, PhD (2006 edition)
Nasal Sprays (Spray Hidung)
Nama Obat

AAP
approved?*

Risiko Menyusui**

Beclomethasone (Vanceril, Beclovent, Beconase, Vancenase)

not reviewed

L2 (safer)

Cromlyn sodium (Nasalcrom)

not reviewed

L1 (safest)

Fluticasone (Flonase)

not reviewed

L3 (moderately safe)

Mometasone (Nasonex)

not reviewed

L3 (moderately safe)

Phenylephrine (in some forms of Sinex and Neo-Synephrine)

not reviewed

L3 (moderately safe)

Triamcinolone Acetonide (Nasacort)

not reviewed

L3 (moderately safe)

Antihistamin (Anti Alergi)
Nama Obat

AAP
approved?*

Risiko Menyusui**

Brompheniramine

not reviewed

L3 (moderately safe)

Chlorpheniramine (Chlor-Trimeton) CTM

not reviewed

L3 (moderately safe)

Cetirizine (Zyrtec)

not reviewed

L2 (safer)

Dexbrompheniramine maleate
with d-isoephedrine

yes

not reviewed

Diphenhydramine (Benadryl)

not reviewed

L2 (safer)

Doxylamine

not reviewed

L4 (possibly hazardous)

Fexofenadine (Allegra)

yes

L3 (moderately safe)

Loratadine (Claritin)

yes

L2 (safer)

Terfenadine (Seldane)

yes

not reviewed

Triprolidine (Actidil, Actifed)

yes

L1 (safest)

* Per the AAP Policy Statement The Transfer of Drugs and Other Chemicals Into Human Milk, revised September 2001.
** Per Medications’ and Mothers’ Milk by Thomas Hale, PhD (2002 edition)

Obat Anestesi
Nama Obat

AAP approved?*

Kategori Risiko Kehamilan**

RisikoMenyusui**

Notes

Local anesthetics
Articaine (Septocaine)

NR

-

NR

more

Bupivacaine (Marcaine)

NR

C

L2

Lidocaine (Xylocaine)

Approved

C

L2

Mepivacaine (Carbocaine, Polocaine)

NR

C

L3

more

Procaine HCL (Novocaine)

NR

C

L3

General anesthetics
Halothane (Fluothane)

Approved

C

L2

more

Isoflurane (Forane)

NR

-

NR

1

Ketamine

NR

-

NR

more

Methohexital (Brevital)

Approved

B

L3

Nitrous oxide

NR

-

L3

Sevoflurane (Ultane)

NR

B

L3

Thiopental (Pentothal)

Approved

C

L3

Other medications often used during anesthesia
Sedatives
Diazepam (Valium)

Concern

D

L3; L4 for chronic use

Midazolam (Versed)

Concern

D

L3

Propofol (Diprivan)

NR

B

L2

more

Triazolam (Halcion)

NR

X

L3

Narcotic Analgesics
Alfentanil (Alfenta)

NR

C

L2

Fentanyl (Sublimaze)

Approved

B

L2

Hydromorphone (Dilaudid)

NR

C

L3

Morphine

Approved

B

L3

Reversal Medication
Flumazenil (Romazicon)

NR

C

NR

2

Naloxone (Narcan)

NR

C

NR

3

Steroids
Decadron (Dexamethasone)

NR

C

NR

more

Stimulants
Epinephrine (Adrenaline)

NR

C

L1

Anti-nausea
Promethazine (Phenergan)

NR

C

L2

* Per the AAP Policy Statement The Transfer of Drugs and Other Chemicals Into Human Milk, revised September 2001.

** Per Medications’ and Mothers’ Milk by Thomas Hale, PhD (2004 edition).

Lactation Risk Categories

Pregnancy Risk Categories

  • L1 (safest)
  • L2 (safer)
  • L3 (moderately safe)
  • L4 (possibly hazardous)
  • L5 (contraindicated)
  • A (controlled studies show no risk)
  • B (no evidence of risk in humans)
  • C (risk cannot be ruled out)
  • D (positive evidence of risk)
  • X (contraindicated in pregnancy)

NR: Not Reviewed. This drug has not yet been reviewed by Hale.

  1. Isoflurane (Forane) is used for c-sections and directly in newborns. Induction of and recovery from isoflurane anesthesia are rapid, so the majority of the medication is out of the body (and milk) very quickly. More here.
  2. Flumazenil (Romazicon) is used directly in children aged 12 months and up.
  3. Naloxone (Narcan) is used directly in newborns and children.
  4. Many forms of Robitussin, Delsym and Benylin are considered compatible with breastfeeding. Always check the active ingredients, as there are many versions.

Kelompok Antasida, Antibiotik, Antivirus, Antijamur, Kontrasepsi, Obat jantung & Hipertensi, Vitamin, dll

Nama Generik

Nama Dagang

AAP approved?*

Kategori Risiko Kehamilan**

RisikoMenyusui**

Antasida

[contents]

Cimetidine (Antacid)Tagamet

Approved

B

L2

Cisapride (GI tract stimulant)Propulsid

Approved

C

L2

Domperidone (used for nausea & vomiting, stimulates lactation) [more]Motilum

Approved

-

L1

Antibiotika

[contents]

AmoxicillinLarotid, Amoxil

Approved

B

L1

AztreonamAzactam

Approved

B

L2

CefadroxilUltracef, Duricef

Approved

B

L1

CefazolinAncef, Kefzol

Approved

B

L1

CefotaximeClaforan

Approved

B

L2

CefoxitinMefoxin

Approved

B

L1

CefprozilCefzil

Approved

C

L1

CeftazidimeCeftazidime, Fortaz, Taxidime

Approved

B

L1

CeftriaxoneRocephin

Approved

B

L2

Ciprofloxacin [more]Cipro

Approved

C

L3

ClindamycinCleocin

Approved

B

L3

ErythromycinE-Mycin, Ery-tab, ERYC, Ilosone

Approved

B

L1
L3 early postnatal

Fleroxacin-

Approved

-

NR

GentamicinGaramycin

Approved

C

L2

KanamycinKebecil, Kantrex

Approved

D

L2

MoxalactamMoxam

Approved

-

NR

NitrofurantoinMacrobid

Approved

B

L2

OfloxacinFloxin

Approved

C

L2

Penicillin-

Approved

B

L1

StreptomycinStreptomycin

Approved

D

L3

Sulbactam-

Approved

-

NR

SulfisoxazoleGantrisin, Azo-Gantrisin

Approved

C

L2

TetracyclineAchromycin, Sumycin, Terramycin

Approved

D

L2

TicarcillinTicarcillin, Ticar, Timentin

Approved

B

L1

Trimethoprim/sulfamethoxazoleProloprim, Trimpex

Approved

C

L3

Antikoagulan

[contents]

Bishydroxycoumarin (dicumarol)-

Approved

-

NR

WarfarinCoumadin, Panwarfin

Approved

D

L2

Antikonvulsan (Anti kejang)

[contents]

CarbamazepineTegretol, Epitol

Approved

C

L2

EthosuximideZarontin

Approved

C

L4

Magnesium sulfateEpsom salt

Approved

B

L1

PhenytoinDilantin

Approved

D

L2

Valproic acidDepakene, Depakote

Approved

D

L2

Anti Jamur

[contents]

Fluconazole [more]Diflucan

Approved

C

L2

KetoconazoleNizoral Shampoo, Nizoral

Approved

C

L2

Antivirus

[contents]

Acyclovir [more]Zovirax

Approved

C

L2

Interferon-alpha [more]Alferon N, Interferon Alpha

Approved

C

L2

Arthritis meds (see also: pain meds)

[contents]

Gold saltsRidaura, Myochrysine, Solganal

Approved

C

L5

Kontrasepsi, Hormon

[contents]

EstradiolEstratab, Permarin, Menest

Approved

X

L3 (may interfere with milk production)

Clogestone-

Approved

-

NR

Contraceptive pill with estrogen/progesteronePreven, Seasonale, Norinyl, Norlestin, Ortho-Novum, Ovral, Lunelle injection, Ortho-Evra patch, etc.

Approved

X

L3 (may interfere with milk production)

LevonorgestrelNorplant, Mirena, Plan B

Approved

X

L2

MedroxyprogesteroneProvera, Depo-Provera, Cycrin

Approved

D

L1
L4 (if used first 3 days postpartum)

NorethynodrelEnovid

Approved

X

L2

ProgesteroneCrinone, Prometrium

Approved

-

L3

Obat Diabetes

[contents]

Note: Insulin has not been reviewed by the AAP. Pregnancy risk category = B; Lactation risk category = L1.
TolbutamideOramide, Orinase

Approved

D

L3

Obat Diare

[contents]

LoperamideImodium, Pepto Diarrhea Control, Maalox Antidiarrheal Caplets, Kaopectate II Caplets, Immodium Advanced

Approved

B

L2

** Note: Pepto-Bismol & Kaopectate (bismuth subsalicylate is the active ingredient in both) are not recommended for routine use by nursing moms, due to the association of salicylates with Reyes syndrome in children. [more]
Diuretik (Peluruh Kencing)

[contents]

AcetazolamideDazamide, Diamox

Approved

C

L2

BendroflumethiazideNaturetin

Approved

D

L4 (may inhibit lactation)

ChlorothiazideHydrodiuril

Approved

D

L3

ChlorthalidoneHygroton

Approved

D

L3

Hydrochlorothiazide (HCT)Hydrodiuril, Esidrix, Oretic

Approved

D

L2

SpironolactoneAldactone

Approved

D

L2

Anti Muntah [more]

[contents]

DomperidoneMotilum

Approved

-

L1

Anti Hipertensi, Obat Jantung

[contents]

Anti aritmia
DisopyramideNorpace, Napamide

Approved

C

L2

FlecainideTambocor

Approved

C

L3

MexiletineMexitil

Approved

B

L2

ProcainamidePronestyl, Procan

Approved

C

L3

QuinidineQuinaglute, Quinidex

Approved

C

L2

Anti Hipertensi
CaptoprilCapoten

Approved

D

L3 (if used after 30 days)

Diltiazem/Diltiazem HCLCardizem Sr, Dilacor-XR, Diltiazem, Cardizem CD

Approved

C

L3

Enalapril/Enalapril MaleateVasotec

Approved

C (1st trim.)
D (2nd, 3rd trim.)

L2

HydralazineApresoline

Approved

C

L2

LabetalolTrandate, Normodyne

Approved

C

L2

MethyldopaAldomet

Approved

C

L2

MetoprololToprol XL, Lopressor

Approved

B

L3

MinoxidilLoniten, Minodyl, Rogaine

Approved

C

L2 (topically)
L3 (orally)

NadololCorgard, Nadolol

Approved

C

L4

NifedipineAdalat, Procardia

Approved

C

L2

OxprenololApsolox, Slow-Trasicor, Trasicor

Approved

-

NR

PropranololInderol

Approved

C

L2

SotalolBetapace

Approved

B

L3

TimololBlocadren

Approved

C

L2

VerapamilCalan, Isoptin, Covera-HS

Approved

C

L2

Cardiac stimulants
DigoxinLanoxin, Lanoxicaps

Approved

C

L2

Laksan (Pelancar BAB) [more]

[contents]

Cascara/Cascara Sagrada-

Approved

C

L3

Danthron-

Approved

-

NR

Magnesium sulfateEpsom salt

Approved

B

L1

Senna-

Approved

-

L3

Obat malaria

[contents]

ChloroquineAralen, Novo-chloroquine

Approved

C

L3

HydroxychloroquinePlaquenil

Approved

C

L2

PyrimethamineDaraprim

Approved

C

L4

QuinineQuinamm

Approved

D

L2

Medical Testing [more]

[contents]

Diatrizoate-

Approved

-

NR

Fluorescein-

Approved

C

L3

Gadopentetic (Gadolinium)-

Approved

C

L2

IohexolOmnipaque

Approved

B

L2

Iopanoic acidTelepaque

Approved

D

L2

MetrizamideAmipaque

Approved

B

L2

MetrizoateIsopaque

Approved

B

L2

Obat Migren [more]

[contents]

SumatriptanImitrex

Approved

C

L3

Obat Sedativ [more]

[contents]

Chloral hydrateAquachloral, Noctec

Approved

C

L3

Methyprylon (withdrawn from use in US & Canada)-

Approved

-

NR

Bromide-

Approved

D

L5

SecobarbitalSeconal

Approved

D

L3

Obat Tidur

[contents]

Zolpidem/Zolpidem TartrateAmbien

Approved

B

L3

Obat Anti Tiroid [more]

[contents]

Carbimazole-

Approved

D

L3

Methimazole (active metabolite of carbimazole)Tapazole

Approved

D

L3

PropylthiouracilPTU

Approved

D

L2

Thiouracil-

Approved

-

NR

LevothyroxineSynthroid, Levothroid, Thyroid, Levo-T, Levoxyl

Approved

A

L1

Obat TBC

[contents]

CycloserineSeromycin

Approved

C

L3

EthambutolEthambutol, Myambutol

Approved

B

L2

IsoniazidINH, Laniazid

Approved

C

L3

RifampinRifadin, Rimactane

Approved

C

L2

VITAMIN [more]

[contents]

B-1 (thiamin)-

Approved

-

NR

B-12 (Cyanocobalamin)-

Approved

A

L1

B-6 (pyridoxine)-

Approved

A

L2; L4 in high doses (may inhibit lactation)

D, vitaminCalciferol, Delta-d

Approved

A

L3 (do not overdose)

Folic acid-

Approved

A (1st, 2nd trim.)
C (3rd trim.)

L1

K-1, vitamin (Phytonadione)-

Approved

C

L1

Riboflavin/B2 -

Approved

A

L1

Lain-lain

[contents]

Acitretin (Anti-psoriasis)Soriatane

Approved

-

NR

Alcohol/Ethanol [more]-

Approved

D

L3

AllopurinolZyloprim, Lopurin

Approved

C

L2

Antimony-

Approved

-

NR

Atropine (Anticholinergic, drying agent)Belladonna, Atropine

Approved

C

L3

Azapropazone/apazone (Antirheumatic)Rheumox

Approved

-

L2

Baclofen (muscle relaxant)Lioresal, Atrofen

Approved

C

L2

Barbiturate-

Approved

-

NR

Caffeine [more]Vivarin, NoDoz, Coffee

Approved

B

L2

Carbetocin (Antihemorrhagic)Duratocin

Approved

-

NR

Chloroform-

Approved

-

NR

Cisplatin (Anti-cancer)Platinol

Approved

D

L4

Dapsone (Antileprosy)Avlosulfon, DDS

Approved

C

L4

Hydroxychloroquine (Antirheumatic, lupus)Plaquenil

Approved

C

L2

Iodides-

Approved

-

NR

Iodine-

Approved

-

NR

Iodine (povidone-iodine, eg, in a vaginal douche)-

Approved

-

NR

Ivermectin (Antiparasitic)Mectizan

Approved

C

L3

Nalidixic acid (Urinary Anti-infective)NegGram

Approved

B

L4

Norsteroids-

Approved

-

NR

Pyridostigmine (Muscle stimulant)Mestinon, Regonol

Approved

C

L2

Scopolamine (Motion sickness)Transderm Scope

Approved

C

L3

SulfapyridineDagenan

Approved

-

NR

Timolol (glaucoma med)Blocadren

Approved

D

L3

* Per the AAP Policy Statement The Transfer of Drugs and Other Chemicals Into Human Milk, revised September 2001.

** Per Medications’ and Mothers’ Milk by Thomas Hale, PhD (2004 edition).

Lactation Risk Categories

Pregnancy Risk Categories

  • L1 (safest)
  • L2 (safer)
  • L3 (moderately safe)
  • L4 (possibly hazardous)
  • L5 (contraindicated)
  • A (controlled studies show no risk)
  • B (no evidence of risk in humans)
  • C (risk cannot be ruled out)
  • D (positive evidence of risk)
  • X (contraindicated in pregnancy)

NR: Not Reviewed. This drug has not yet been reviewed by Hale


Sumber :
http://kaahil.wordpress.com/2009/05/23/daftar-obat-aman-dan-berbahaya-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui/